Artikel
ini merupakan bagian dari materi kuliah yang dikutip dari materi
dosen dan sumber lainnya. Langsung saja kita kemateri tentang pekembangan
komputer. berikut akan dijabarkan. Take a look at down here!
- Kronologi Perkembangan Komputer
- Komputer generasi pertama
- Menggunakan teknologi tabung hampa sebagai alat pemroses dan penyimpan data.
- Memori sangat rendah
- Perlu pemanasan awal yang tinggi
- Kemampuan mengolah data sangat lambat
- Ukuran sangat besar
- Cepat panas dan mudah terbakar
- Memerlukan banyak tabung hampa
- Penggunaan tenaga listrik sangat besar
Contoh : ENIAC, EDVAC, UNIVAC 1,
SEAD, G-15, SWAC
2. Komputer Generasi Kedua
- Menggunakan teknologi transistor
- Memori relatif kecil
- Kecepatan mengolah data lebih tinggi
- Kebutuhan untuk pemanasannya tidak terlalu tinggi
- Ukuran fisik lebih kecil
- Transistor tidak sepanas tabung hampa
- Pemakaian daya listrik lebih hemat
- Penyimpanan data secara magnetik
- Menjadi titik awal fenomena minikomputer
- Menggunakan bahasa tingkat tinggi ( bahasa pemrograman FORTRAN dan COBOL)
Contoh : IBM 1401, IBM 7090 da ILLIAC-11
3. Komputer Generasi Ketiga
- Menggunakan Monolitic Integrated Circuit (MIC) dan Large Scale Integration (LSI)
- Mempunyai memori lebih besar
- Bekerja lebih cepat
- Ukuran fisik lebih kecil
- Teknologi transistor digantikan dengan chip
- Meggunakan teknologi small-and medium-scale integration
- Sebagai titik awal fenomena mikrokomputer
- Komputer menjadi lebih kecil dan lebih murah
- Konsep time sharing
- Banyak bahasa pemrograman dihasilkan (BASIC, PASCAL)
Contoh : IBM system/360, DEC PDP-8
4. Komputer Generasi Keempat (1971)
- Menggunakan Metal Oxide Semiconductor (MOS)
Contoh : BMC, IBM dan Apple
5. Komputer Generasi Kelima
- Menggunakan teknologi Very Large-Scale Integration (VLSI)
- Mempunyai beberapa pemrosesan CPU berfungsi secara serentak
b. Perkembangan Perangkat Teknologi Informasi dan
Komunikasi
c. Sejarah Perkembangan Prosesor Komputer
Prosesor à
otak dan pusat pengendali
Semakin besar ukuran prosesor, semakin cepat proses
pengolahan dan pengaksesan data atau informasi
Merk prosesor : AMD, APPLE, Cirex e VIA, IBM, IDT dan
INTEL
Prosesor Intel
|
Prosesor AMD (American Micro Device)
|
Prosesor VIA
|
1. Generasi 8086 dan 8088
|
1. Generasi 5x86 atau AMD 5k (untuk menyaingi Pentium
I)
|
1. Generasi Cyrix Media GX dengan kecepatan 120-
|
2. Generasi 80286 dengan kecepatan 6 dan 12 Mhz
|
2. Generasi Prosesor K6 3D NOW (untuk menyaingi Pentium
II)
|
2. Prosesor Cyrix 6x86 dengan kecepatan 110-150 Mhz
|
3. Generasi 80386 dengan kecepatan 25,33,40 dan 50 Mhz
|
3. Generasi Prosesor K7 atau Athlon (untuk menyaingi
Pentium III)
|
3. Prosesor Cyrix M2 dengan kecepatan 180-233 Mhz
|
4. Generasi 80486 dengan kecepatan 25,33,50, 66, 99,
dan 100 Mhz
|
4. Generasi Prosesor DURON (untuk menyaingi Pentium
Celeron)
|
4. Prosesor Cyrix C3 dengan kecepatan 500-733 Mhz
|
5. Generasi 80586 dengan kecepatan 60,75,90,100,120,dqn
133 Mhz
|
5. Generasi Prosesor Athlon-XP Extreme Performance
(untuk menyaingi Pentium IV
|
5. Generasi Prosesor Via dengan kecepatan 1 Ghz
|
6. Pentium I dengan kecepatan 75,90,100,120,133,150
166, 180,200, dan 233 Mhz.
|
6. Generasi AMD Phenom
|
|
7. Pentium MMX, yang bisa digunakan untuk mutlimedia
lebih cepat
|
||
8. Pentium II dengan kecepatan 300,333,350,366,400, dan
450 Mhz
|
||
9. Pentium Celeron I,
dengan kecepatan 266,300,333,300A, dan 333.
|
||
10. Pentium III, dengan kecepatan 500,533,550,600,667,
700, 733,00, 850,933, 1000,1330A,1260A, dan 1400A Mhz.
|
||
11. Pentium Celeron II dengan kecepatan 600-1300 Mhz
|
||
12. Pentium IV dengan kecepatan 1400-2800 Mhz, serta
Pentium IV 3 Gb; 3,06Gb; 3,1Gb; dan 3,2Gb.
|
||
13. Intel Dual
Core
Processor Kecepatan 1.60 - 2.40 GHz.
|
||
14. Intel Core 2 Duo
Processor Kecepatan 2.93 GHz.
|
||
15. Intel® Core™ i3-4000M Processor Kecepatan 2.50 - 3.40 GHz.
|
||
16. Intel® Core™ i5-4200H Kecepatan Processor 2.30 - 3.40 GHz
|
AMD FX-9370
Eight-Core
|
|
17. Intel® Core™ i7 Processor Kecepatan 3.20 - 3.70 GHz.
|
AMD FX-9590
Eight-Core
|
d. Sejarah perkembangan RAM komputer
RAM adalah singkatan dari
Random Access Memory. Sebuah bagian dari sistem komputer yang sangat penting.
Tidak hanya pada komputer PC maupun notebook saja yang membutuhkan RAM, PDA dan
banyak perangkat elektronik lain pun ikut membutuhkan bagian ini.
Dan untuk setiap peralatan memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda-beda. Misalkan saja sebuah komputer yang masih menggunakan operating system lama contohnya Windows 98, maka RAM yang dibutuhkan tidak akan sebesar komputer yang menggunakan Windows XP sebagai operating system-nya.
Selain operating system, aplikasi yang dijalankan pun sangat bergantung kepada RAM. Semakin berat aplikasi yang akan dijalankan, maka bobot RAM akan semakin besar. Karena pada RAM-lah untuk sementara aplikasi atau data yang tengah Anda akses tersimpan.
Sedangkan untuk membeli sebuah RAM, bukan bobot saja yang akan menjadi pertimbangan utama. Tapi juga ada aspek lain yang tidak kalah pentingnya harus ikut dipikirkan. Seperti kecepatan, tipe, jenis soket, dan motherboard yang digunakan.
Karena saat ini, selain setiap aplikasi memiliki kebutuhan sistem yang berbeda-beda, kehadiran RAM pun sudah sangat beragam. Sedangkan harganya semakin hari semakin terjangkau. Teknologi yang ada pada RAM pun terus berkembang. Mulai ditemukannya DDR, sistem dual-channel,DDR2,dll.
Belum lagi kecepatannya yang juga semakin lama semakin cepat. Dari hanya 66 MHz sampai kini telah mencapai 600 MHz. Begitu pula dengan kapasitas. Sepuluh tahun yang lalu RAM 8 MB masih sangat mudah ditemukan, tetapi sekarang RAM ini sangat sulit ditemui. Para penjual perangkat komputer lebih banyak menawarkan RAM dengan memory minimal 128 MB per kepingnya. Betapa langkah yang sangat jauh telah dilalui RAM dalam perkembangannya.
Perkembangan RAM
1. Pada tahun 1987, RAM jenis FPM (Fast Page Mode) diperkenalkan. FPM merupakan bentuk RAM yang paling kerap digunakan dalam system komputer pada masa itu. FPM juga turut dikenali sebagai DRAM (Dynamic Random Access Memory) sahaja. FPM menggunakan modul memori SIMM (Single Inline Memory Module) 30 pin dan SIMM 72 pin.
Dan untuk setiap peralatan memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda-beda. Misalkan saja sebuah komputer yang masih menggunakan operating system lama contohnya Windows 98, maka RAM yang dibutuhkan tidak akan sebesar komputer yang menggunakan Windows XP sebagai operating system-nya.
Selain operating system, aplikasi yang dijalankan pun sangat bergantung kepada RAM. Semakin berat aplikasi yang akan dijalankan, maka bobot RAM akan semakin besar. Karena pada RAM-lah untuk sementara aplikasi atau data yang tengah Anda akses tersimpan.
Sedangkan untuk membeli sebuah RAM, bukan bobot saja yang akan menjadi pertimbangan utama. Tapi juga ada aspek lain yang tidak kalah pentingnya harus ikut dipikirkan. Seperti kecepatan, tipe, jenis soket, dan motherboard yang digunakan.
Karena saat ini, selain setiap aplikasi memiliki kebutuhan sistem yang berbeda-beda, kehadiran RAM pun sudah sangat beragam. Sedangkan harganya semakin hari semakin terjangkau. Teknologi yang ada pada RAM pun terus berkembang. Mulai ditemukannya DDR, sistem dual-channel,DDR2,dll.
Belum lagi kecepatannya yang juga semakin lama semakin cepat. Dari hanya 66 MHz sampai kini telah mencapai 600 MHz. Begitu pula dengan kapasitas. Sepuluh tahun yang lalu RAM 8 MB masih sangat mudah ditemukan, tetapi sekarang RAM ini sangat sulit ditemui. Para penjual perangkat komputer lebih banyak menawarkan RAM dengan memory minimal 128 MB per kepingnya. Betapa langkah yang sangat jauh telah dilalui RAM dalam perkembangannya.
Perkembangan RAM
1. Pada tahun 1987, RAM jenis FPM (Fast Page Mode) diperkenalkan. FPM merupakan bentuk RAM yang paling kerap digunakan dalam system komputer pada masa itu. FPM juga turut dikenali sebagai DRAM (Dynamic Random Access Memory) sahaja. FPM menggunakan modul memori SIMM (Single Inline Memory Module) 30 pin dan SIMM 72 pin.
2. Pada tahun 1995,
perkembangan teknologi maklumat telah menghasilkan modul memori yang seterusnya
iaitu EDO (Extended Data Out). EDO mirip dengan FPM, cuma ia diubahsuai sedikit
untuk membolehkan akses memori berturutan berlaku dengan labih pantas. Ini
bermakna ‘pengawal memori’ boleh menjimatkan masa dengan mengurangkan beberapa
langkah dalam proses pengalamatan (addressing). EDO juga membolehkan CPU
mengakses memori 10% hingga 15% lebih pantas berbanding dengan FPM.
3. Pada tahun 1997 SDRAM diperkenalkan, dengan clock speed (kecepatan putaran) 66 MHz, SDRAM ini mampu menghantarkan data dengan kecepatan maksimal 533 MB/det. Lalu seiring dengan clock speed yang bertambah kencang, kecepatan pengantaran datapun menjadi semakin cepat.Untuk SDRAM dengan clock speed 133 MHz, data yang dihantarkan dapat mencapai 1,066 GB/det.
4. Pada tahun 1999 RDRAM diperkenalkan, RDRAM lebih banyak ditujukan untuk atau user lain yang memang sangat membutukan memory berkecepatan tinggi.Kualitas yang dimiliki oleh RDRAM mengakibatkan harganya sangat tinggi. Dan untuk mencarinya pun tidak semudah SDRAM atau DDR. RDRAM menggunakan modul yang disebut RIMM. Berbeda dengan modul yang dimiliki SRAM atau DDR yang menggunakan transfer data secara paralel pada data bus 64-bit. RDRAM menggunakan transfer data secara serial pada data bus 16-bit.RDRAM yang paling umum digunakan adalah RDRAM yang memiliki kecepatan 1,6 GB/det. RDRAM ini lebih dikenal dengan sebutan RIMM1600.Sedangkan RDRAM yang menggunakan data bus 16-bit saat ini sudah dapat mencapai kecepatan 2,4 GB/det (RIMM2400).Sedangkan untuk jenisnya, RDRAM ada dua macam yang pertama adalah yang bekerja pada data bus 16-bit dan yang kedua adalah RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit. Jika RDRAM yang bekerja pada data bus 16-bit memiliki jumlah pin sebanyak 184 pin dan diperuntukkan untuk sistem single-channel, maka RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit memiliki jumlah pin sebanyak 242 pin, dan diperuntukkan bagi sistem dual-channel. Serta satu lagi yang menjadi ciri khas dari RDRAM adalah adanya fasilitas yang dapat menjaga agar memory tidak panas.Sebenarnya dari performa mungkin tidak jauh berbeda, namun untuk beberapa sistem menggunakan RDRAM akan sangat mendukung terlebih lagi server. Oleh sebab itu, yang paling banyak menggunakan RDRAM adalah server.
5. Pada tahun 2000, DDR-SDRAM diperkenalkan. RAM ini merupakan inovasi daripada SDRAM di mana ia menjanjikan DDR yang kali pertama muncul, memang memiliki clock speed yang sama dengan SDRAM yaitu 100 MHz, tetapi meskipun sama kecepatan pengantaran datanya jauh lebih besar DDR. Hal ini disebabkan dalam satu putarannya DDR melakukan sekaligus dua pekerjaan (pengoperasionalan). Berbeda pada SDRAM yang hanya melakukan satu pengoperasionalan. Hasilnya: pada DDR dengan clock speed 100 MHz, data yang dihasilkan dapat mencapai 2,1 GB/det. Nilai inilah yang menjadi alasan mengapa DDR ini disebut DDR dengan tipe PC2100.
Sampai saat ini, nilai maksimal yang diakui oleh The JEDEC Solid State Technology Association, sebuah asosiasi yang bertanggung jawab tentang standar memory ini adalah nilai yang dimiliki oleh DDR400 PC3200, yaitu 3,2 GB/det. Padahal saat ini ada beberapa produsen RAM yang menawarkan RAM dengan kecepatan yang jauh lebih besar lagi. Seperti Corsair, Kingston, Mushkin, dan beberapa produsen lainnya sudah ada yang berani menawarkan DDR dengan tipe PC3700 dan PC4000 yang masing-masing sanggup menghantarkan data dengan kecepatan 3,7 GB/det dan 4 GB/det. Sayangnya, DDR ini masih sulit dicari di pasaran, khususnya di Indonesia.
DDR dengan kecepatan tinggi tersebut sangat cocok digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan para gamers dan untuk para pengguna yang sangat sering menggunakan sistem overclock. Karena DDR dengan kecepatan tinggi ini mampu menangani pengoperasian yang membutuhkan panas tinggi, seperti penerapan overclocking.
6. Pada tahun 2004 di perkenalkanlah DDR2 SDRAM, Energi: DDR2 membutuhkan energi setengah lebih kecil dari energi yang dibutuhkan DDR biasa beroperasi, sehingga dapat mengurangi panas pada komputer. Apalagi pada notebook yang secara otomatis juga akan lebih menghemat baterai.
High clock speed: DDR2 menggunakan clock speed awal sebesar 400 MHz. Nilai ini juga masih bisa di tingkatkan menjadi 800 MHz. Ketahanan: Dengan DDR2, Anda dapat memiliki satu keeping 2 GB dan dipasangkan pada single bank module.
Karena daya tahan DDR2 masih lebih baik dari DDR biasa.
* Ukuran: Dari segi ukuran, DDR2 juga masih lebih kecil dibandingkan DDR biasa.
* Teknologi koneksi: DDR2 menggunakan teknologi koneksi yang dinamakan Ball Grid Array (BGA), yang belum digunakan pada DDR biasa.
7. Dual Core adalah penggunaan dua buah inti (core) prosesor dalam sebuah kemasan prosesor konvensional. Dual core (inti prosesor) ditempatkan pada sebuah CPU untuk meningkatkan kinerjanya. Setiap core ini tidak lebih cepat dibanding CPU biasa dengan clockspeed yang sama, tetapi semua proses perhitungan dibagi kepada 2 inti prosesor tersebut.
Logikanya, menggunakan prosesor multi-core akan mempercepat perhitungan algoritma yang dikerjakan sebuah sistem PC. Diibaratkan, berpikir sebuah pekerjaan dengan menggunakan dua otak, tentunya pekerjaan itu akan lebih cepat selesai. Produsen prosesor terkemuka di dunia (Intel dan AMD), mengembangkan teknologi dual core ini karena tuntutan aplikasi-aplikasi yang semakin tinggi atas prosesor yang memiliki tingkat komputasi yang tinggi. Karena pengembangan prosesor dengan menggunakan satu inti sudah mulai stagnan, maka mulai dikembangkan prosesor yang memiliki inti prosesor lebih dari satu.
8. CORE 2 DUO Pada tahun 2006 di luncurkanlah Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas.
Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”. Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).
9. Quad core Altair FX perlu F1207+ (29 Nov Inquirer)
AMD QuadCore akan diberi nama Altair FX, mengunakan paket F1207+ dan board baru. Fitur CPU mengunakan dual 4×8 dengan HT3.0. Procesor juga memiliki L3 2MB, DDR2 sampai 1066Mhz. Fitur HT3.0 memiliki peak 20.8GB/s sebagai generasi ke 2 dari I/O di PCIe Gen2.
Thanks to : http://afifanwar77.blogspot.co.id/p/perkembangan-ram-dari-dulu-sampai.html


0 Response to "Perkembangan Komputer"
Posting Komentar